Home » Berita Bola » 11 Sentuhan, 11 Detik, 1 Gol Terbaik Piala Dunia

11 Sentuhan, 11 Detik, 1 Gol Terbaik Piala Dunia

11 Sentuhan, 11 Detik, 1 Gol Terbaik Piala Dunia

11 Sentuhan, 11 Detik, 1 Gol Terbaik Piala Dunia

Agen Judi Bola OnlineJakarta – Inilah gol yang diklaim terbaik di Piala Dunia. Diego Maradona sendirian memporak-porandakan seluruh timnas Inggris, untuk mengukuhkan dirinya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah.

Gol Diego Maradona ke gawang Inggris di Piala Dunia 1986 terjadi saat kedua tim berhadapan di babak perempatfinal. Lewat proses terciptanya yang kelewat indah, gol tersebut selalu muncul dalam pembahasan gol-gol terbaik.

Maradona sudah lebih dulu jadi pesakitan dalam laga itu. Sebabnya adalah gol yang dia lesakkan dengan menggunakan tangan di menit 51.

Tapi hanya berselang empat menit, Maradona menebus gol kontroversial itu dengan aksi fenomenal. Dia mencetak gol setelah menggiring bola dari tengah lapangan, melewati hampir seluruh pemain Inggris.

Melihat lagi rekaman proses gol tersebut, kita bisa lihat Maradona menunjukkan skill luar biasa saat dia berputar melewati dua pemain Inggris.

Peter Reid yang ada di tengah lapangan juga tak bisa berbuat banyak, dia hanya bisa melihat Maradona menjauh darinya.

Lini belakangan Inggris menyadari kedatangan Maradona dari sisi kiri. Tapi keberadaan Jorge Valdano dan Jorge Burruchaga membuat perhatian mereka terpecah, yang pada akhirnya membuat Maradona dapat ruang terbuka untuk menusuk lebih dalam.

Baca Juga : Pintu Timnas Belgia untuk Radja Nainggolan Masih Terbuka

Kiper Peter Shilton mencoba menutup ruang gerak saat Maradona terlihat akan melepaskan tembakan di dalam kotak penalti. Tapi Maradona ternyata menarik bola menjauh dari kiper. Baru dia kemudian melepaskan tembakan ke dalam gawang.

FIFA mencatat, mulai dari pertama kali menerima bola di tengah lapangan sampai akhirnya menceploskan bola ke dalam gawang, Maradona hanya butuh waktu 11 detik dan melakukan 11 sentuhan

Inggris bisa memperkecil skor melalui Gary Lineker di menit 81. Tapi itu tak cukup untuk menghentikan Argentina. Tim Tango kemudian mengalahkan Belgia di semifinal, dan menundukkan Jerman 3-2 pada partai puncak untuk meraih trofi Piala Dunia untuk kali kedua.